Sinopsis Sinetron Tangan pada Atas Eps 12: Dilema untuk Berhenti Mengemis

JAKARTA – Nur berhasil mengakumulasi anggota PP untuk menyamar sebagai tentara, lalu Iqbal berhasil mengakibatkan ibunya ke “markas” tanpa kecurigaan. Dalam momen yang tersebut menegangkan, ibu Iqbal benar-benar percaya bahwa anaknya adalah pribadi Mayor Jenderal, juga Iqbal merasa lega oleh sebab itu rencananya berjalan lancar.
Sementara itu, konflik di tempat internal paguyuban pengemis terus berlanjut, Sri lalu Syukron mulai ragu apakah mereka harus terus mengemis. Iqbal pun mulai mempertimbangkan apakah lebih banyak baik berhenti dari kehidupannya sebagai pengemis.
Semua anggota PP pun mulai sadar bahwa hidup di kebohongan kemudian ketergantungan bukanlah solusi, serta merek dilema apakah akan mulai mencari jalan baru untuk pergi dari dari kesulitan mereka itu atau tidak.
Keuangan keluarga Ipul yang dimaksud terpencil dari harapan, menciptakan Ipul kemudian mengutarakan idenya untuk berjualan kopi keliling dari pagi hingga sore, sementara café tetap memperlihatkan beroperasi di malam hari hari. Apakah Widi menyetujui ide Ipul tersebut?
Saksikan Layar Drama “Tangan pada Atas” setiap hari pukul 02.00 Waktu Indonesia Barat belaka di area RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek.






