Lifestyle

29 Penyanyi Gugat UU Hak Cipta ke MK, Raisa hingga Armand Maulana

JAKARTA – Sebanyak 29 penyanyi ternama Indonesia menggugat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 7 Maret 2025. Gugatan ini tercatat dengan nomor registrasi 33/PUU/PAN.MK/AP3/03/2025 dan juga diajukan melalui kelompok yang menamakan diri Pergerakan Satu Visi atau Vibrasi Suara Indonesia (VISI).

Para pemohon gugatan termasuk nama-nama musisi besar seperti Armand Maulana, Ariel NOAH, Raisa, Titi DJ, kemudian Afgan. Selain itu, ada juga Nadin Amizah, Bernadaya, Tantri Kotak, Rossa, Bunga Citra Lestari (BCL), hingga penyanyi senior seperti Vina Panduwinata lalu Ruth Sahanaya.

Mereka menganggap beberapa pasal pada UU Hak Cipta yang dimaksud tiada adil terhadap kepentingan penyanyi. Terutama terkait hak dunia usaha dari performing rights (hak pertunjukan) lalu mekanisme pembagian royalti.

“Pokok perkara: Permohonan pengujian materil Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta,” tulis keterangan di gugatan yang disebutkan diambil dari situs resmi Mahkamah Konstitusi, Selasa (11/3/2025).

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dirancang untuk melindungi hak eksklusif pencipta lagu, seniman pertunjukan, produser rekaman, juga lembaga penyiaran.

Pasal 87 Undang-Undang ini menyatakan bahwa pemakaian komersial lagu atau musik pada layanan umum wajib memperoleh izin dari pemegang hak cipta dan juga membayar royalti5.

Namun, Undang-Undang ini dianggap tidak ada secara jelas mengatur hak penyanyi pada hal performing rights. Terutama terkait pembagian royalti juga kewajiban izin segera dari pencipta lagu.

Gugatan ini muncul di area sedang memanasnya polemik hak cipta dalam bidang musik Indonesia. Termasuk perkara Agnez Mo vs Ari Bias yang dimaksud baru semata diputus pengadilan pada Januari 2025.

Seperti diberitakan sebelumnya, putusan Pengadilan Niaga Ibukota Indonesia Pusat pada 30 Januari 2025 yang meraih kemenangan Ari Bias menyatakan Agnez Mo bersalah. Pelantun Matahariku ini juga diwajibkan membayar ganti kerusakan sebesar Rp1,5 miliar untuk Ari Bias.

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg