Ayah Lindsay Lohan Kembali Masuk Penjara, Ditangkap Kasus KDRT

JAKARTA – Michael Lohan, ayah aktris Lindsay Lohan kembali berurusan dengan permasalahan hukum. Pria berusia 64 tahun itu ditangkap di tempat Palm Beach County, Florida oleh sebab itu melanggar masa percobaan, hanya saja beberapa minggu pasca dituduh menyerang mantan istrinya, Kate Major pada Texas.
Menurut catatan penjara, Lohan ditangkap pada pukul 5:18 sore pasca deputi Kantor Sheriff Palm Beach County menahannya. Ia masih di area penjara hingga hadir di dalam pengadilan jaminan.
Dikutip Marca, rincian tentang pelanggaran masa percobaan belum diungkapkan sepenuhnya, tetapi penangkapan yang dimaksud dilaporkan terkait dengan dakwaan penyerangan pidana pada 22 Februari pada Texas.
Penangkapannya di tempat Texas bermula dari tuduhan bahwa beliau menyerang Kate Major secara fisik dengan mendorongnya dari kursi di area rumah mereka. Setelah insiden tersebut, Mayor dilaporkan mencari pertolongan medis lalu memberi tahu pihak berwenang tentang luka-lukanya.
Ketika polisi mengamati memar di tempat tubuhnya, dia menangkap Lohan tanpa perlawanan. Ia didakwa dengan “kekerasan terus-menerus terhadap keluarga.”
Penangkapan terbaru di tempat Florida ini terkait dengan hukuman Lohan pada 2022 menghadapi perkara perantara pasien, di area mana ia dinyatakan bersalah menerima suap dari sarana perawatan narkoba di tempat Delray Beach.
Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa Lohan atau bisnisnya sudah menerima lebih banyak dari 27.000 Simbol Dolar untuk rujukan pasien. Kasus yang disebutkan menyebabkan masa percobaannya, yang dilaporkan dilanggar setelahnya tuduhan penyerangan baru-baru ini di area Texas.
Meskipun ada tuduhan tersebut, Lohan membantah melakukan kesalahan. Ia sebelumnya menentang tuduhan kekerasan pada rumah tangga, dengan mengklaim bahwa ia memiliki bukti video untuk mengupayakan ketidakbersalahannya.
Lohan juga menuduh bahwa Mayor memiliki riwayat menciptakan klaim palsu terhadapnya. Lohan telah dilakukan beberapa kali berurusan dengan hukum selama bertahun-tahun, termasuk penangkapan sebelumnya terkait dengan perselisihan rumah tangga kemudian keterlibatannya di rujukan pasien ilegal.
Karena kesulitan hukumnya terus meningkat, beliau tetap saja di tahanan sambil menanti sidang pengadilan berikutnya.






