Anak Bos Rental Minta Polri Turun Tangan mengenai Dugaan Keterlibatan Istri Perwira Polisi

JAKARTA – Penggelapan mobil hingga berujung penembakan dalam rest area KM45 ruas Jalan Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2025 masuk ke sesi baru. Dalam persidangan di tempat Pengadilan Militer II-08 DKI Jakarta terungkap sosok istri perwira polisi di persoalan hukum itu.
Mengetahui hal ini, keluarga korban pun mengajukan permohonan polisi turun tangan untuk mengusut keterlibatan sosok Ibu Bhayangkari tersebut. Sosok istri perwira polisi ini diketahui bernama Syifa.
“Yang mau saya tanyakan, apakah betul seseorang yang dimaksud diduga Ibu Bhayangkari yang disebutkan terlibat di industri haram ini?” kata anak Bos Rental Mobil Ilyas Abdurahman, Rizky Agam Syahputra, Awal Minggu (3/3/2025).
Agam mendesak Divisi Propam Polri untuk menindaklanjuti keterangan ini. Sebab, sosok istri perwira polisi itu diduga mengenal pelaku penggelapan mobil yang tersebut pada saat ini telah menjadi terperiksa dan juga mendekam pada tahanan.
“Mohon untuk Propam Polri untuk segera mengusut (Ibu Bhayangkari) lantaran saksi Ires atau Isra yang tersebut berhubungan segera dengan Ibu Syifa atau Syarifa telah ditangkap di tempat Polres Tangerang dan juga bisa saja jadi mendapatkan informasi ibu Syifa atau Syarifa tersebut,” jelas dia.
Peran Syifa diungkap oleh Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo (terdakwa 1) di persidangan. Bambang diminta oleh Sertu Akbar Adli (terdakwa 2) untuk mencari mobil Brio agar dibeli oleh Sertu Rafsin Hermawan (terdakwa 3).
Bambang pada waktu itu mencari mobil dengan tetangga lamanya yaitu sosok bernama Hendri. Hendri kemudian menyanggupi permintaan Bambang.





