Dito sebut prestasi pada Piala Sudirman 2025 jadi modal Olimpiade

DKI Jakarta – Menteri Pemuda lalu Olahraga Dito Ariotedjo menyampaikan raihan prestasi pada Piala Sudirman 2025 diharapkan berubah menjadi modal berharga untuk persiapan Olimpiade Los Angeles 2028.
Indonesia akan melakoni ujian berat kala turun dalam Piala Sudirman 2025 yang dimaksud berlangsung dalam Xiamen, China, 27 April hingga 4 Mei mendatang.
"Walaupun kita ketahui selama Piala Sudirman diselenggarakan memang sebenarnya Nusantara baru sekali juara serta ini tadi saya komunikasikan bahwa ini akan berubah menjadi tantangan yang digunakan berat, tapi semoga motivasi dan juga juga semangat dari rekan-rekan Pelatnas PBSI ini sanggup menggelora," ujar Menpora Dito di konferensi pers dalam Jakarta, Senin.
"Saya ingatkan bagaimana kami sangat berharap fokus dari badminton ini mampu kembali menorehkan medali emas di dalam Olimpiade," imbuh Dito.
Tercatat Nusantara semata-mata sekali menjadi juara Piala Sudirman tepatnya pada 1989 ketika pertama kali diselenggarakan.
Menghadapi Piala Sudirman 2025, Indonesia baru cuma melakukan simulasi pertandingan.
Dalam simulasi yang disebutkan pemain dibagi pada dua pasukan yakni Tim Garuda menghadapi Tim Rajawali yang tersebut total mengadu lima pertandingan di lima kategori yakni kategori ganda campuran, ganda putra, ganda putri, tunggal putra dan juga tunggal putri.
Adapun simulasi yang disebutkan memperlombakan sebagai berikut:
XD: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Rehan Naufal/Gloria Emanueell Widjaja
WS: Putri Kusuma Wardani vs Gregoria Mariska Tunjung
MS: Moh Zaki Ubaidillah vs Alwi Farhan
WD: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari vs Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi
MD: Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Artikel ini disadur dari Dito sebut prestasi di Piala Sudirman 2025 jadi modal Olimpiade






