Tradisi unik Hari Buruh di dalam dunia, ada Festival Beltane dalam Skotlandia

Ibukota Indonesia – Hari Buruh atau May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei tak melulu diperingati dengan demonstrasi, tapi ada cara-cara unik penuh makna, mulai dari Festival Beltane ke Skotlandia hingga tradisi memberi bunga lili di dalam Prancis.
Tujuan dari peringatan tegas ini adalah agar para pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan lebih besar baik, sekaligus merayakan pencapaian-pencapaian penting, di antaranya mengupayakan aksi solidaritas buruh. Momen ini menjadi ketika yang tersebut dinantikan untuk mengenang perjuangan panjang pada menuntut hak lalu keadilan yang layak.
Di banyak negara, Hari Buruh dirayakan dengan semarak juga penuh semangat sebagai wujud keberagaman dan juga sarana menyuarakan tuntutan. Aksi turun ke jalan berubah menjadi cara untuk mengenang sejarah serta perjuangan masa lalu, sekaligus membentuk harapan masa depan yang tersebut lebih besar baik.
Menariknya, beberapa orang negara miliki tradisi unik di merayakan Hari Buruh setiap tahunnya. Berikut ini beberapa contoh perayaan khas dari beraneka negara yang tersebut telah terjadi dirangkum dari beberapa sumber terpercaya.
Tradisi unik ke 7 negara di memperingati Hari Buruh
1. Skotlandia
Di Skotlandia, Hari Buruh atau May Day dirayakan dengan Festival Beltane yang berarti "hari api". Tradisi ini berakar dari budaya Celtic juga juga diperingati pada Irlandia dan juga Isle of Man.
Festival ini bertujuan untuk menghidupkan kembali warisan kuno bangsa Celtic dengan nuansa modern. Biasanya perayaan dimulai pada di malam hari tanggal 30 April serta berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari pada tanggal 1 Mei.
2. Inggris
Masyarakat Inggris merayakan May Day dengan arak-arakan dalam jalanan, mengenakan kostum berwarna hijau yang mana dikenal dengan sebutan "Jack in the Green". Perayaan ini banyak diwarnai dengan tarian mengelilingi tiang yang dimaksud dihiasi dedaunan.
3. Bulgaria
Di Bulgaria, May Day atau Hari Buruh mempunyai cerita rakyat unik yang digunakan menyebutkan bahwa ular-ular mengundurkan diri dari dari sarangnya pada 25 Maret, sedangkan pemimpin merek muncul di dalam 1 Mei.
Menurut kepercayaan, siapa pun yang digunakan bertani pada hari itu berisiko digigit ular. Oleh akibat itu, penduduk menyalakan api unggun sebagai simbol proteksi agar mampu kembali beraktivitas dengan aman.
4. Hawaii
Di Hawaii, May Day diperingati dengan semangat khas Aloha. Bukan belaka mengenai aksi buruh, tapi juga berubah menjadi momen untuk menampilkan budaya juga tradisi lokal yang digunakan penuh warna.
Masyarakat merayakannya dengan bernyanyi, memainkan musik, menikmati bazar makanan, dan juga mengikuti lokakarya serta memproduksi Lei kalung bunga tradisional yang dikenakan ke leher.
5. Italia
Berbeda dengan negara lain, warga Italia merayakan Hari Buruh dengan berkumpul sama-sama keluarga kemudian teman lewat piknik. Tanpa aksi atau unjuk rasa, perayaan ini semakin semarak dengan nyanyian khas musim semi lalu saling memberi bunga sebagai bentuk kebahagiaan.
6. Rusia
Bagi Rusia, 1 Mei bukanlah hanya saja diperingati sebagai Hari Buruh, tapi juga berubah menjadi tanda dimulainya musim semi. Layaknya negara lain, warga Rusia tetap mengadakan demonstrasi, namun yang digunakan membedakan adalah parade besar yang mencerminkan semangat persatuan antar pekerja.
7. Prancis
Tradisi dalam Prancis cukup unik: komunitas memberikan bunga lili sebagai simbol keberuntungan pada Hari Buruh. Bunga yang dimaksud diikat dengan pita merah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang yang tersebut menyertainya. Selain itu, terdapat simbol segitiga merah yang melambangkan keseimbangan hidup antara pekerjaan, waktu istirahat, juga tidur yang tersebut cukup.
Artikel ini disadur dari Tradisi unik Hari Buruh di dunia, ada Festival Beltane di Skotlandia






