Benarkah Cristiano Ronaldo Terancam Hukuman Cambuk 99 Kali akibat Peluk Wanita Disabilitas dalam Iran?

Cristiano Ronaldo akhirnya membeberkan alasannya ketika absen membela Al-Nassr di tempat Iran pada laga Kompetisi Champions Asia . Awalnya, muncul laporan yang tersebut mengklaim bahwa megabintang sepak bola itu terancam hukuman cambuk 99 kali oleh sebab itu dugaan perzinahan.
Namun, kabar yang disebutkan dipastikan tiada benar. Absennya Ronaldo dari laga melawan Esteghlal di dalam Teheran, Mulai Pekan (3/3/2025), dan juga pertandingan sebelumnya melawan Persepolis, tidak disebabkan oleh ancaman hukuman tersebut.
Rumor hukuman cambuk ini muncul setelahnya Ronaldo berinteraksi dengan pribadi penggemar disabilitas, Fatima Hamami, pada 2023. Interaksi tersebut, yang dimaksud melibatkan pelukan lalu ciuman, dianggap melanggar aturan ketat di dalam Iran oleh sebab itu melibatkan kontak dengan wanita yang digunakan tidak muhrimnya.
Tapi Kedutaan Iran melalui juru bicaranya dengan tegas membantah adanya hukuman apa pun terhadap Ronaldo. Mereka juga memuji rapat Ronaldo dengan Hamami, menyebutnya sebagai tindakan tulus juga hangat.
“Kami dengan tegas menolak dikeluarkannya putusan pengadilan apa pun terhadap atlet internasional mana pun di dalam Iran. Pertemuan yang digunakan tulus kemudian manusiawi dengan Fatima Hamami juga dipuji lalu dikagumi oleh warga dan juga otoritas olahraga negara tersebut,” kata juru bicara tersebut.
Sekadar informasi, Fatima Hamami dikenal sebagai manusia pelukis Paralimpiade, sudah pernah membela Ronaldo terkait rumor hukuman tersebut. Ia menegaskan bahwa bukan ada keluhan dari dirinya maupun keluarganya terkait interaksi dengan Ronaldo.
“Pengacara yang menganggur memproduksi tuduhan terhadapnya tanpa izin saya atau keluarga saya. Di Iran, ia sudah pernah melakukan kejahatan lantaran memeluk saya, sementara kami bukan pernah miliki keluhan,” ungkapnya pada 2023.
“Saya sangat berterima kasih untuk Ronaldo menghadapi cinta serta kasih sayangnya untuk saya. Saya berharap yang dimaksud terbaik terjadi padanya pada hidup kemudian sepak bola. Tidak individu pun memberi tahu beliau apa pun tentang hukum Iran dan juga ia juga tidaklah mengetahuinya, tetapi pelukan Ronaldo adalah untuk cinta serta persaudaraannya, juga ia bukan memiliki niat buruk. Keluarga saya dan juga saya tidak ada memiliki keluhan tentang permasalahan ini, kami semata-mata ingin membantah tuduhan terhadap Cristiano ini.”
Lantas, apa alasan sebenarnya Ronaldo absen dari pertandingan tersebut? Menurut laporan dari Arab Saudi dikutipkan dari DailyStar, Ronaldo absen lantaran mengalami kelelahan otot. Dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol tersebut, Al-Nassr menurunkan Jhon Duran kemudian Sadio Mane dalam lini depan.






