McLaren Kenalkan Mesin Baru, Tenaga Lebih Besar & Diterima Euro7

LONDON – Pemakaian sistem turbo yang digunakan dibantu motor listrik merupakan salah satu hal jenius yang diwarisi dari balap F1 . Motor listrik berfungsi menghasilkan kembali torsi ketika turbo merancang tekanan selama turbo-lag.
Salah satu contoh penerapan yang sukses adalah McLaren P1 Hypercar yang tersebut menggabungkan tenaga listrik juga mesin V8 turbocharged dengan daya maksimum 903 tenaga kuda juga torsi 900 Nm.
Tidak puas dengan keberhasilan P1, McLaren memproduksi sistem hibrida berkinerja tinggi lainnya yang tersebut akan dipasang pada model W1. Faktanya, sistem hibrida W1 berbeda dari semua sistem penggerak yang digunakan pernah digunakan McLaren sebelumnya.
Richard Jackson, kepala teknisi McLaren untuk powertrain, mengungkapkan bahwa pendekatan pemakaian torsi motor listrik pada sistem hibrida lama terlalu berlebihan, sehingga menyebabkan sistem hibrida bekerja terlalu keras.
Dengan W1, idenya adalah miliki mesin dengan daya turbocharger besar, masih memiliki respon transien yang tersebut baik (tanpa turbo-lag) lalu sistem hibrida yang dimaksud memberikan dorongan instan ketika Anda menginginkannya.
Sasaran lain dari sistem hibrida W1 adalah meningkatkan daya terhadap P1 sekaligus menurunkan bobot. McLaren mengklaim penghematan bobot sebesar 40 kg juga peningkatan output sebesar 90 persen, pada 342 hp serta torsi 439 Nm.
Namun, elemen penyimpan daya ion litium yang digunakan digunakan oleh W1 miliki zat energi yang sangat jauh lebih lanjut rendah daripada P1, 1,4 kWh dibandingkan dengan 4,7 kWh. Baterainya belaka berbobot 49,9 kg, dibandingkan penyimpan daya berbobot 106 kg yang digunakan P1. Namun, jarak tempuh EV turun dari 12,8 km menjadi hanya saja 2,6 km.
Namun, McLaren mengungkapkan pelanggan W1 tidaklah benar-benar peduli dengan pengendaraan EV, jadi penekanan dalam di lokasi ini adalah pada penciptaan sistem hibrida ringan dan juga memprioritaskan kinerja. Salah satu aspek yang digunakan dibutuhkan adalah akumulator yang dimaksud dapat mengosongkan serta mengisi ulang dengan cepat.
McLaren menyatakan struktur elemen penyimpan daya terinspirasi oleh model Speedtail yang digunakan menggunakan sel silinder. Meskipun sel Speedtail memiliki kapasitas lebih lanjut kecil yakni 1,6 kWh, cuma model W1 yang dimaksud memiliki mode berkendara serba listrik.
- Stellantis Hentikan Penyertaan Modal untuk Maserati
- Toyota serta Mazda Disinyalir Akan Luncurkan GR86






