Menpora “ground breaking” arena Ice Ring Airdome pertama ke ASEAN

Tangerang – Menteri Pemuda juga Olahraga Dito Ariotedjo meresmikan ground breaking (peletakan batu pertama) arena Ice Ring Airdome pertama di dalam Asia Tenggara yang dimaksud terletak di dalam kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Kamis.
"Ini adalah infrastruktur olahraga yang digunakan dibangun oleh sepenuhnya pribadi (lewat swasta). Jadi ini penanaman modal yang besar, angkanya nanti akan di-disclose oleh pemilik, tapi saya sangat apresiasi juga ini betul, ini sejalan dengan apa yang dimaksud dicita-citakan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), di mana beliau memang sebenarnya ingin tidaklah hanya sekali pemerintah yang membangun, tapi swasta juga," kata Menpora Dito Ariotedjo di konferensi pers.
Dengan keberadaan Ice House Sportindo ini menunjukkan bahwa Indonesia juga siap menghadapi tren global yang sekarang beberapa jumlah negara-negara tropis seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab hingga Thailand juga fokus untuk pengembangan olahraga musim dingin dalam antaranya mendirikan prasarana indoor skating.
Ice House Sportindo yang dibangun berhadapan dengan inisiasi pihak swasta yakni PT Sinarmas mendapat sambutan hangat dari Menpora Dito yang dimaksud berharap dengan terbentuknya infrastruktur taraf internasional ini mampu memberikan angin segar untuk pengembangan olahraga musim dingin pada Indonesia.
Dito menyambut dengan tangan terbuka pihak swasta yang digunakan ingin mendirikan infrastruktur maupun bidang olahraga dalam Indonesia.
Terlebih pada waktu ini pemerintah juga telah terjadi menyiapkan banyak insentif terhadap pihak swasta yang ingin memulai pembangunan bidang di tanah air. Insentif itu ke antaranya insentif pajak olahraga.
"Ini tertera pada Asta Cita, di mana di Asta Cita dijelaskan bahwa keringanan pajak berolahraga juga juga keringanan insentif untuk mendirikan bangunan olahraga itu akan diterapkan pada era periode kepemimpinan Bapak Prabowo," ujar Dito.
Teknologi airdome yang akan digunakan dalam Ice House Sportindo yakni susunan bangunan bertekanan udara yang tersebut dilapisi membran khusus juga memiliki sistem pendingin internal.
Nantinya arena berukuran 60×30 meter ini akan mempunyai keunggulan efisiensi energi juga fleksibilitas penggunaan.
“Ini adalah prasarana yang mana kami persembahkan untuk atlet profesional, pelajar, hingga rakyat umum yang tersebut ingin mencoba dan juga mencintai olahraga musim dingin. Dengan teknologi Airdome yang tersebut efisien lalu adaptif terhadap iklim tropis, kami percaya Ice House Sportindo akan bermetamorfosis menjadi katalis penting pada mengembangkan bakat, merancang komunitas, kemudian mengakibatkan Nusantara ke panggung olahraga es dunia,” ungkap Direktur Timnas Hoki Es Indonesia Jonathan Sudharta.
Jonathan mengungkapkan bahwa prasarana yang mana diproyeksikan sebagai pusat pembinaan cabang olahraga es nasional ini akan rampung pada Desember 2025.
Artikel ini disadur dari Menpora “ground breaking” arena Ice Ring Airdome pertama di ASEAN






